Product

January 8, 2024

Kenali Sejarah dan Jajaran HP POCO Disini!

POCO, salah satu brand bawahan dari Xiaomi ini pertama kali merilis produknya pada tahun 2018. Saat itu POCO merilis POCO F1 dan mengejutkannya disambut dengan sangat baik oleh pasar ponsel Indonesia dengan mencapai penjualan sampai 2,2 juta unit karena memang mempunyai performa yang baik.

Pada akhir tahun 2020, secara mengejutkan POCO memutuskan brand yang berdiri sendiri alias independen dengan memisahkan diri dari Xiaomi. Atas dasar hal ini POCO memiliki tim produk, penjualan, dan pemasaran sendiri, namun masih bekerjasama dalam hal perakitan dan purna jual dengan Xiaomi.

Brand yang optimis dan idealis ini memiliki tag-line "Everything you need, nothing you don't" yang jika diartikan "Semua yang kamu butuhkan, tidak ada yang tidak kamu butuhkan" memang terdengar sangat optimis bisa memanjakan para keinginan POCO fans.

Sementara itu, POCO memiliki 4 kelas series yang beredar di pasaran saat ini. Seri F adalah kels seri tertinggi atau bisa dikatakan seri flagship dari POCO yang memiliki harga cukup tinggi. Kemudian satu tingkat dibawahnya ada Seri X yang memiliki rentang harga 3 sampai 4 jutaan. Kemudian seri M memiliki rentang harga di 2 jutaan, kemudian seri C yang berada di rentang harga 1 jutaan.

Baca juga: Duel Kamera Poco M3 VS Redmi Note 9, Mana Yang Terbaik?

Ringkasan tentang POCO

Image Source: Republika

Tidak ada ponsel pintar yang sempurna, POCO sebagai brand baru yang optimis memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Untuk jelasnya yuk kita list kedalam beberapa poin di bawah ini.

Kelebihan POCO

  • Memiliki harga yang bersahabat, namun memiliki spesifikasi yang memikat
  • Performa dapur pacu menjadi prioritas utama
  • Fitur koneksi yang diperlukan sangat lengkap
  • Layanan purna jual yang sangat bagus

Kekurangan POCO

  • Sistem MIUI yang masih perlu dibenahi
  • Build quality yang kurang memuaskan
  • Kebanyakan produk merupakan hasil rebranding
  • Produk susah dicari

Nah, buat para POCO Fans, apakah relevan tentang kekurangan dan kelebihan di atas? namun tidak semua seri dari POCO memiliki kelebihan dan kekurangan yang sama. Buat kamu yang sedang mencari HP POCO, kamu bisa langsung melihat-lihat katalog Jagofon loh! namun jika kamu masih menimbang, yuk kita simak kelebihan dan kekurangan beberapa produk POCO dibawah ini terlebih dahulu.

Poco F3

Image Source: po.co.id

Ponsel seri tertinggi POCO ini memiliki dimensi bodi 163,7 x 76,4 x 7,8 mm dengan berat 196 gram. Bahan material yang digunakan POCO F3 adalah aluminium di bagian frame dan bagian tutupan belakang menggunakan kaca Corning Gorilla Glass 5. Kemudian untuk durability, ponsel ini sudah tersertifikasi IP53 yang tahan sedikit debu dan percikan air di satu sisi.

Ponsel yang digadang-gadang sebagai flagship killer ini memiliki spek dapur pacu yang mumpuni. Dengan perpaduan chipset Snapdragon 870 (7nm) serta CPU Octa-core 3,2 GHz dengan GPU Adreno 650 dan pilihan RAM di 6GB atau 8GB serta storage di 128 GB atau 256 GB, sudah layak menyandang gelar tersebut.

Namun, ada sebuah kekurangan yang bisa mengganggu pengalaman kamu menggunakan POCO F3. Yakni sistem MIUI yang tidak stabil. Permasalahan seperti tiba-tiba ponsel restart sendiri, notifikasi yang tidak muncul, auto brightness yang tidak konsisten, serta perpindahan refresh rate yang kurang tepat adalah sebuah list panjang yang harus dibenahi pihak POCO.

POCO F3 yang saat rilis memiliki harga di rentang 5 jutaan ini memang sudah mengalami penurunan harga. Saat ini ponsel pintar ini memiliki harga di 3,7 jutaan di Jagofon. Penasaran? yuk langsung cek aja di katalog Jagofon ya.

Poco X3 Pro

Image Source: po.co.id

POCO X3 Pro, ponsel si paling favorit POCO Fans ini memiliki dimensi bodi 165,3 x 76,8 x 9,4 mm dengan berat 215 gram. Memiliki build material plastik pada frame dan tutupan belakang tidak menutupi sentuhan apik HP ini. Fitur layar dengan resolusi FHD+ dan refresh rate di 120 Hz sudah cukup menemani kamu push rank seharian.

Performa POCO X3 Pro disokong oleh chipset Snapdragon 860 yang mumpuni. Dengan gabungan prosesor Ocra-core 2.96 GHz dan pilihan RAM 6 GB atau 8 GB, mampu melibas game mainstream seperti MLBB, FF, PUBG Mobile di settingan tinggi. Selain itu, daya tahan baterai yang mumpuni di 5160 mAh dan pengisian cepat 30W bisa mendukung aktifitas kamu seharian.

Di sisi lain, kekurangan POCO X3 Pro ini terletak pada bodi nya termasuk bongsor. Terkadang sangat aneh ketika memakai satu tangan saat menggenggam ponsel ini dan beberapa kali hampir tergelincir. Kemudian permasalahan sistem operasi MIUI yang tidak konsisten masih menjadi momok yang menghantui pengguna ponsel POCO.

Buat kamu yang memiliki budget pas-pasan, kamu bisa mendapatkan POCO X3 Pro dengan harga 3 jutaan saja loh di Jagofon! yuk buruan cek produknya disini!

POCO X3 NFC

Image Source: po.co.id

POCO X3 NFC adalah seri pendahulu dari POCO X3 Pro. Ponsel yang disebut sebagai mid-range killer ini memiliki dimensi bodi 165,3 x 76,8 x 9,4 mm dengan berat 215 gram. Ponsel yang agak bongsor ini dipercantik dengan layar berpanel IPS LCD 6,67 inchi dengan resolusi FullHD+ dengan rasio 20:9. Spek layar ini sudah cocok untuk pemakaian bermain game dan menonton film.

Ponsel kelas menengah ini ditenagai chipset mumpuni, yaitu Qualcomm Snapdragon 732G (8nm). Chipset ini memiliki prosesor Octa-core 2,3 GHz dan memiliki dukugan dari GPU Adreno 618. Sementara itu, ponsel ini memiliki pilihan memori RAM 6 GB/8 GB LPDDR4X dan pilihan storage 64 GB atau 128 GB UFS 2.1.

Sementara itu, adapun kekurangan POCO X3 NFC salah satunya adalah dari sektor kamera nya. Sebenarnya kualitas hasil kamera POCO X3 NFC bagus-bagus saja jika mendapat pencahayaan yang cukup. Namun jika memotret dalam keadaan gelap atau saat malam, gambar yang dihasilkan terasa ada yang kurang dan banyak detail yang tidak nampak.

Buat kamu yang sedang mencari HP yang affordable, POCO X3 NFC ini hanya seharga 2 jutaan saja loh di Jagofon! yuk buruan di cek di katalog Jagofon. Jangan khawatir walaupun HP nya second, tapi kualitasnya masih jempolan karena sudah melalui tes sebanyak 90+ loh!

Poco M3

Image Source: po.co.id

POCO M3 termasuk ke dalam kelas yang memiliki harga yang lebih murah dari seri X. Smartphone ini memiliki dimensi bodi 162.3 x 77.3 x 9.6 mm dengan berat 198 gram. Ponsel ini memiliki fitur layar IPS LCD dengan bentang 6,53 inchi dengan resolusi FullHD+ dan rasio 19.5:9.

Performa yang disuguhkan POCO M3 termasuk terbaik di kelasnya. Dengan perpaduan chipset Qualcomm Snapdragon 662 Octa-core dan dengan sokongan GPU Adreno 610, ponsel ini mampu menjalankan beberapa game berat. Fitur lain yang menjadi andalan adalah daya baterai nya yang menyentuh angka 6000 mAh. Dengan daya sebesar ini, kamu ga perlu khawatir dengan istilah lowbat saat beraktifitas di luar.

Namun, ada satu hal yang membuat ponsel ini terkesan nanggung. Refresh rate yang dirasa kurang tinggi. POCO M3 hanya didukung refresh rate 60Hz yang mana di zaman sekarang para produsen ponsel sudah memerapkan refresh rate rata-rata minimal 90Hz.

Buat kamu yang memiliki ketertarikan pada POCO M3, langsung checkout aja ya di Jagofon! Dijamin harga nya pasti paling murah.

Cek Jajaran HP Poco di Jagofon!

Nah, Jagoans dari sekian banyak seri POCO yang ada, kamu sudah menjatuhkan pilihan di seri yang mana? POCO X3 Pro, POCO F3, atau seri POCO yang lain? yuk jangan kelamaan mikir, langsng aja cek katalog nya dan checkout barangnya sebelum kehabisan.

Sebagai informasi tambahan, Jagofon bukan toko, melainkan marketplace HP/gadget bekas Indonesia yang memberikan pengalaman baru bagimu dalam membeli HP impian yang berkualitas. Jagofon melaksanakan quality control terhadap semua produknya sehingga 100% berfungsi sebelum sampai ke tanganmu.

Jangan khawatir, semua produk Jagofon bergaransi mesin 1-6 bulan loh! Ini cara baru beli HP/gadget bekas! Kamu nggak perlu repot kunjungi toko, kunjungi website Jagofon saja. Semua produk Jagofon terpercaya karena sudah diuji dan bergaransi!

Share on: